Fitur-Fitur Hotspot Dalam Winbox

Sebelum berbicara mengenai fitur-fitur yang ada dalam Hotspot MikroTik ini terlebih dahulu masuk kedalam sistem MikroTik dengan menggunakan Winbox, kemudian koneksikan dengan memasukkan alamat IP. Masukkan IP server agar terkoneksi dengan internet dan masukan alamat IP local untuk clien yang akan digunakan untuk menambahkan Hotspot atau mengkoneksikan dengan device clien seperti pada praktikum sebelumnya mengenai Konfigurasi Hotspot MikroTik.
Setelah semua beres dan dapat terkoneksikan dengan device lain, kemudian kita dikenalkan dengan menu yang ada dalam pengaturan Hotspot yang didalam menu tersebut terdapat Fitur-Fitur.

Hotspot

1. Server

1

Pada server ini digunakan untuk memulai membuat Hotspot dengan memilih menu Hotspot Setup.

2. Server Profile

2 setting wireless ganti namaa

Hotspot Server Profile digunakan untuk menyimpan konfigurasi-konfigurasi umum dari beberapa hotspot server. Profile ini digunakan untuk grouping beberapa hotspot server dalam satu router. Pada server profile terdapat konfigurasi yang
berpengaruh pada user hotspot seperti : Metode Autentikasi. Ada 6 Metode autentikasi yang bisa digunakan di Server Profile.

2.2 setting wireless login

Pada menu Server Profile ini terdapat fitur-fitur yang ada dalam Hotspot MikroTik yaitu :
– MAC Address : metode ini akan mengautentikasi user mulai dari user tersebut muncul di ‘host-list’, dan menggunakan MAC address dari client sebagai username dan password.
– HTTP CHAP : metode standard yang mengintegrasikan proses CHAP pada proses login.
–   HTTP PAP : metode autentikasi yang paling sederhana, yaitu menampilkan halaman login dan mengirimkan info login berupa plain text.
– HTTPS : menggunakan Enkripsi Protocol SSL untuk Autentikasi.
– HTTP Cookie : setelah user berhasil login data cookie akan dikirimkan ke web-browser dan juga disimpan oleh router di ‘Active HTTP cookie list’ yang akan digunakan untuk autentikasi login selanjutnya.
– Trial : User tidak memerlukan autentikasi pada periode waktu yang sudah ditentukan.

3. Users

3 bagian user

Pada menu ini digunakan untuk mengelola User yaitu untuk mengelola Clien yang terkoneksi dengan Hotspot kita. Pada menu ini juga mempunyai fitur untuk melimitasi penggunaan yang dilakukan oleh User.

3.1 bagian user setting admin

Gambar tersebut adalah submenu yang ada didalam Users, pada submenu tersebut terdapat 3 menu yaitu :
-General
-Limits : pada menu ini terdapat fitur yang digunakan untuk limitasi berdasarkan berapa lama user akses jaringan (uptime), kecepatan akses (data rate), banyak data yang sudah digunakan (quota based), bahkan kebijakanpolicy firewall.
Limitasi ini bisa diterapkan per user atau mungkin per group dari jaringan.
-Statistics : digunakan untuk melihat data statis dari user.

4. Users Profile

4

Digunakan untuk konfigurasi umum dari user Hotspot

4.1

Pada submenu tersebut juga terdapat menu :
-General : digunakan untuk mengkonfigurasi User
– Assign poolip pada group user
– Time-out(untuk mencegah monopoli oleh user)
– Data rate (kecepatan akses)
– Session time (sesi akses)
– Shared Users : mensharing banyak user yang dapat menggunakan Hotspot tersebut dengan satu akun
– Address List : IP user akan ditambakan ke dalam firewall addresslist sesuai list yang ditentukan
– Incoming Filter : Nama chain baru untuk trafik yang berasal dari IP user (trafik upload)
– Outgoing Filter : Nama chain baru untuk trafik yang menuju IP user (trafik download)
– Incoming Packet Mark : Nama packet-mark untuk trafik yang berasal dari IP user (trafik upload)
– Outgoing Packet Mark : Nama packet-mark untuk trafik yang menuju IP user (trafik download)
– Advertise : Dengan menggunakan fitur advertisement pada Hotspot server,  berfungsi untuk menampilkanpopup halaman sebuah web ke user dan popup-popup yang akan muncul bisa anda atur intervalnya.

5. Active

5

Pada menu ini digunakan untuk memonitoring user siapa saja yang sedang aktif saat ini.

6. Hosts

61

Hots ini digunakan untuk memonitoring semua perangkat yang terhubung denagn hotspot server baik yang sudah login ataupun belum
Flag yang tersedia didalam tabel Host :
S : User sudah ditentukan IP nya didalam IP binding
H : User menggunakan IP DHCP
D : User menggunakan IP statik
A : User sudah melakukan login / Autentikasi
P : User di bypass pada IP binding

7. IP Bindings

71

Ip bindings bisa untuk bypass host terhadap authentication, block akses dari host tertentu berdasarkan mac address/ip address asli

8. Walled Garden

8

Walled garden itu sebuah sistem yang memungkinkan untuk user yang belum terautentikasi menggunakan bypass beberapa resource jaringan tertentu tetapi tetap memerlukan autentikasi jika inign menggunakan resource yang lain

9. Walled IP Garden IP-List

91

Walled garden ip-list mampu melakukan bypass terhadap resource yang lebih spesifik pada protocol dan port tertentu. Biasanya digunakan untuk melakukan bypass terhadap server local yang tidak memerlukan autentikasi

10. Cookies

Cookies digunakan untuk mengetahui daftar dinamis dari semua http cookies yang valid.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>